Cara Kalibrasi Baterai Laptop

Cara Kalibrasi Baterai Laptop

Laptop mengandalkan baterai sebagai pengganti sumber daya untuk menjalankan sistem. Dalam hal ini, mau tidak mau Anda harus mengetahui cara kalibrasi baterai laptop.

Pasalnya, dengan melakukan kalibrasi pada baterai laptop, baterai menjadi lebih akurat. Mengingat bahwa laptop dirancang untuk memberikan mobilitas tinggi.

Dengan begitu, Anda tidak perlu terburu-buru dalam mengganti baterai laptop. Ya, walaupun pada akhirnya harus mengganti, namun Anda dapat meminimalisir terjadinya ketidak akuratan baterai secara dini.

Cara Kalibrasi Baterai Laptop Secara Cara Manual

Pertama, Anda dapat mengkalibrasi baterai laptop secara manual tanpa menggunakan bantuan software. Cara ini terbilang aman untuk semua jenis laptop, baik laptop Asus, Lenovo, Acer, maupun merk lainnya.

Langsung saja, berikut cara yang dapat Anda lakukan:

  1. Silahkan gunakan laptop seperti biasa hingga indikator baterai menunjukkan angka 5%.
  2. Jika persentase baterai sudah menunjukkan angka 5, lakukan proses hibernate pada laptop.
  3. Tunggu hingga laptop mati secara total, biasanya proses ini memakan waktu hingga berjam-jam. Hal ini bertujuan supaya proses kalibrasi laptop berjalan sempurna.
  4. Di saat laptop mati total, isi daya laptop menggunakan charger. Biarkan laptop dalam kondisi mati hingga baterai terisi penuh.
  5. Selesai, sekarang baterai laptop Anda telah dikalibrasi dengan sempurna.

Cara Kalibrasi Baterai Laptop via Battery Care

Cara kalibrasi baterai laptop yang selanjutnya yaitu melalui software Battery Care.  Ukuran software Battery Care terbilang kecil dan dapat memuat informasi mengenai merk, kapasitas baterai, dan wear level hingga kalibrasi terakhir.

Apabila wear level kurang dari 20%, Anda dapat mengkalibrasi baterai laptop melalui cara berikut:

  1. Terlebih dahulu, siapkan software Battery Care di laptop Anda.
  2. Jika software sudah siap, silahkan charger laptop hingga indikator baterai menunjukkan angka 100%.
  3. Jangan dulu cabut hingga 2 jam ke depan. Hal ini bertujuan untuk melakukan pendinginan dan optimasi sel ion baterai.
  4. Apabila sudah mencapai waktunya, silahkan cabut charger dari laptop.
  5. Selanjutnya, tap icon battery yang terdapat di bagian kanan bawah layar dan pilih power option.
  6. Kemudian, lihat default balanced dan pilih plan settings.
  7. Lalu, pilih change advanced power settings.
  8. Klik tulisan battery. Pada critical battery action, silahkan pilih hibernate.
  9. Setelah itu, pada low battery level, silahkan setting menjadi 5%.
  10. Di sini, laptop masih dapat Anda gunakan hingga baterai mencapai 6%. Disarankan untuk tidak menjalankan program yang dapat memberatkan laptop.
  11. Selanjutnya, biarkan proses hibernasi berjalan dan jangan nyalakan laptop selama 6 jam berikutnya.
  12. Saat laptop dalam kondisi mati, lakukan charger hingga baterai terisi penuh.
  13. Selesai, kalibrasi baterai laptop telah selesai dan wear level akan menurun.

Cara Kalibrasi Baterai Laptop via BIOS

Terakhir, Anda dapat mengkalibrasi baterai laptop menggunakan BIOS. Namun, cara ini hanya dapat dilakukan pada beberapa merk laptop saja.

Untuk memastikan laptop Anda memiliki fitur tersebut, Anda dapat menggeser kursor ke Taskbar yang terdapat di kanan bawah layar.

Menurut berakal.com jika indikator baterai menunjukan persentase baterai beserta kata available (plugged in, not charging), maka cara ini dapat Anda gunakan.

Untuk mengaktifkannya, silahkan restart laptop Anda dan masuk ke BIOS. Selanjutnya, cari tulisan Battery Life Cycle Extension di menu pertama. Jika sudah, setting menjadi Enabled dan tekan tombol Esc untuk keluar dan menyimpan.

Nah, untuk mengkalibrasi baterai laptop melalui BIOS, simak cara di bawah ini:

  1. Pertama, silahkan charger laptop hingga terisi penuh atau 100%.
  2. Selanjutnya, masuk ke BIOS. Tiap laptop memiliki cara tersendiri dalam masuk ke BIOS, sesuaikan dengan laptop yang Anda gunakan.
  3. Kemudian, cari menu Smart Battery Calibration dan tekan Enter.
  4. Setelah muncul daya baterai dari angka 0% hingga 100%, segera cabut colokan adapter dan tunggu hingga laptop mati dengan sendirinya.
  5. Apabila laptop telah benar-benar mati, silahkan pasang kembali adapter dan charge laptop hingga terisi penuh.
  6. Selesai, kalibrasi melalui BIOS telah Anda lakukan.

Itulah beberapa cara kalibrasi baterai laptop yang dapat digunakan pada Windows 7, 8, maupun Windows 10.

Perlu kami tekankan, melakukan kalibrasi sama sekali tidak ada hubungannya dengan meningkatkan keawetan baterai. Cara ini dilakukan hanya untuk memperbaiki baterai supaya dapat terbaca secara akurat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *